Senin, 19 Mei 2008

--titiK balik kisah hidupku--

hmmm.... ga kerasa sekarang, saya berusia 18 tahun 5 bulan.
Banyak sekali kisah2 terharu dan menegangkan yg menimpa hidup saya..
Mungkin temen2 yang tau sifat dan sikap saya saat ini, akan kaget dan tercengang jika mengetahui kisah-kisah fantastis dan tak terbayangkan selama ini sm tmen2 semua.
Saya pun tak tau secara persis pendapat temen2 ttg saya,,
Yang saya tau, saya sudah menjadi sosok nila yg baru..
Seorang fidinila yg dilahirkan kembali ke dunia ini..

MengaPa??

huuh,, bgini ceritanya...

aku terlahir dari sepasang kekasih yang berbahagia..
Dari mama tercinta(yg penuh dengan kasih sayang merawatku) dan BapaK (aku biasanya menyapa dengan panggilan ini) yang telah mengajariku banyak pengalaman yangn sangat berharga.

AKu anak ke2 dari 4 bersaudara. Jarak aku dan adikku ga berbeda jauh, hanya 1 tahun saja. Itu pula yg membuat kami dekat... Tapi karena diriku anak ke-2, aku merasa mama tak sempat memberikanku kasih sayang yg amat dalam kepadaku. Bayangkan saja rata-rata balita bisa berjalan adalah usia 1 tahunan. Aku baru bisa berjalan ketika aku beranjak usia 2tahun.
Aku sering kesal dalam hati, jika melihat mama sedang menggendong adikku dan menjaga tidurnya. Sedangkan bapak, selalu pulang larut malam. Tangisan-tangisan kukeluarkan hanya untuk menarik perhatian mereka, tapi itu semua tak berhasil.
HIngga suatu ketika, aku dititipkan kepada tanteku yg saat itu belum mempunyai anak.

""Hati ku benar2 kacau..""
"Mengapa ke2 orang tua ku tak mau merawatku?"
"Apakah aku bukan anak mereka?"

Sejak itu aku merasa, tak ada yg menyayangiku..
Hanya tante dan om ku saja yg penuh kasih sayang merawatku. Aku diajak bermain ke taman bermain, dan tempat2 rekreasi lainnya.
Sedangkan jika aku di rumah, minta digendong pun belum tentu dikabulkan!! Padahal, keinginanku adalah sesuatu yg wajar sebagai suatu permintaan anak kepada ibunya...

"oh mama.......... tega sekali kau pada ku"!!
2 tahun lamanya aku dititipkan kepada tanteku, kini saatnya aku dikembalikan kepada ke-2 orang tuaku..
Sejak saat itu, aku selalu melampiaskan kekesalanku kepada ke2 orang tuaku dengan sering berbuat keonaran.
Aku sering bertengkar dengan teman2 TKqu
Aku selalu dimarahi guru karna tidak mengerjakan PR
Aku sering disetrap karna mengerjai teman2qu..
Aku pernah hampir tidak naik kelas.
Aku sering mencubiti adikqu..
daaaaaannn masih banyak lagi!!

Aku merasa berhak untuk marah.
Aku pun berharap mereka mengerti perasaanku ketika itu.
Tapi justru hukuman, pukulan, cacian dan bentakan saja yg selama ini kudapatkan.
Yg paling membekas di ingatan saya adalah,,
------------kepalaku selalu diceburkan ke dalam bak mandi,,dan dilakukan berkali-kali sampai aku lelah menangis
------------Aku sering dipukuli dengan sapu lidi dengan tidak berpakaian
------------Aku sering diusir dari rumah.
------------Dan yg paling-paling amat membekas adalah
Saat itu setelah aku dipukul dengan sapu lidi, aku digeret ke kamar mandi.... ketika itu pula, aku tak berhenti untuk menangis...((sedih sekali, jika harus mengingat kejadian ini))
--tak lama setelah itu, bapakqu memaksaku untuk keluar, tapi aku tak kuasa menghadapi amarah bapakqu.
Karna aku pun tak kunjung keluar, saat itu bapak langsung mengambil minyak tanah dan meneteskan minyak tanah tersebut ke sekeliling kamar mandi aku berada...
Mama pun menjerit, menangis ketakutan......
Mama berteriak sepenuh tenaga agar bapak tidak menyalakan korek api yg hanya dengan hitungan detik saja, mungkin nyawa ini sudah tak terselamatkan........
"""nila...nila...keluar nak!!!""
"ayo keluar....!!""
mendengar suara itu aku pun keluar dengan tak kuasa menahan tangis.
Tak lama setelah aku keluar, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, mama berhasil menepis korek yg menyala yg saat itu berada di tangan baPAk!!
.................................Ya Alllah,,, Sungguh... hati ini amat perih jika mengenang semua itu.
-- dari kisah inilah, aku mengalami titik balik hidup yg lebih tenang..........
(Tunggu kelanjutannya,...)